Home » » JIMMY HANTU LATIH SARJANA UNTUK INDONESIA

JIMMY HANTU LATIH SARJANA UNTUK INDONESIA

Posted by Jagotani.tv on Senin, 08 Desember 2014

Inilah cara Jimmy Hantu mengajarkan kepada peserta pelatihan Bina Insan Mandiri, bentukan dan didikan langsung oleh Jimmy Hantu. Setiap peserta yang tidak mentaati peraturan atau tidak mengikuti arahannya maka akan dikenakan hukuman seperti push up. Meskipun sarjana tetap saja akan diberikan hukuman.
“Tidak pantas seorang sarjana tidak bisa dipercaya. Masalah sepele saja anda sudah tidak bisa dipercaya. Apalagi masalah besar. Jika anda hanya berpikir untung maka tidak menutup kemungkinan anda akan melakukan korupsi besar-besaran,” marah Jimmy Hantu, pada peserta didik dari Lembaga Indonesia Bangun Desa (IBD).
Mereka bersalah dikarenakan melakukan penjualan produk yang seharusnya dibagikan gratis ternyata dijual. Kesalahan utama dalam hal ini, bukan soal pendapatan tapi soal kepercayaan. Sebanyak 6 peserta utusan IBD tersebut adalah sarjana dari berbagai universitas, diantaranya UDIP Semarang, UGM Yogyakarta, Unpad Bandung, ITS.
“Kami bangga pada anda sudah pandai berinovasi. Tapi kami sayangkan bahwa anda telah mengecewakan amanah. Maka saya jatuhkan hukuman push up 20 kali,” perintah Jimmy pada 6 peserta utusan IBD.
Dengan cara mendidik seperti tersebut akan menciptakan calon tokoh masyarakat yang bermartabat dan pantas dijadikan teladan. Indonesia butuh keteladanan, sarjana harus jadi teladan. Teladan bicaranya, kepercayaannya dan teladan pula dalam amal perbuatannya.
“Kami senang, kami bangga dan kami siap akan jadi pengusaha yang amanah untuk nusa dan bangsa’” kata Jaelani, yang biasa dipanggil Allan, alumnus UGM.
Sama halnya, Lusi, salah seorang mahasiswi dari UNDIP juga menyatakan bangga dan akan siap mengamalkan ilmu yang didapatkan dari didikan Jimmy Hantu. Apalagi setiap peserta didik diwajibkan membuka usaha dalam bentuk produksi di daerahnya masing-masing. Sebagaimana saran Jimmy Hantu, bahwa setiap peserta harus mengembangkan komuditi wilayah masing-masing dan sudah dilatihkan untuk produksi sampai cara penjualannya.
“Kami ajarkan produksi hingga pasarnya. Harus mampu ciptakan sampah menjadi intan. Pokoknya akan saya kawal semua peserta didik ini benar-benar membangun desanya menjadi desa yang mandiri. Jangan sampai sarjana tidak mampu membangun desanya,” tegas Jimmy. (jihan-09)

CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Jagotani.tv. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger