Home » » Mengenal bahan baku Naga Langitan: Kunyit

Mengenal bahan baku Naga Langitan: Kunyit

Posted by Jagotani.tv on Jumat, 06 November 2015


Kunyit, disebut juga kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura), turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), curcuma longa Linn., Curcuma domestica val. (Latin) adalah rempah-rempah dan obat asli Asia Tenggara. Orang Asia umumnya pernah mengonsumsinya sebagai pelengkap bumbu masak, jamu untuk kesehatan dan kecantikan.
Kunyit yang digunakan sebagai bahan baku Naga Langitan ini tergolong dalam kelompok jahe-jahean, Zingiberaceae. Umumnya selain sebagai bumbu masak, juga digunakan sebagai pewarna atau sebagai pengawet makanan.

SEBAGAI OBAT
Umbi kunyit berkhasiat untuk mendinginkan badan, membersihkan, mempengaruhi bagian perut khususnya pada lambung, merangsang, melepaskan lebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah.
Kunyit juga digunakan sebagai obat anti gatal, anti septik dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut. Kunyit dalam bentuk perasan, disebut filtrat, diminum atau sebagai salep untuk mengobati bengkak dan terkilir. Menghirup aroma kunyit yang dibakar juga berkhasiat untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat.
Bagian tubuh yang bengkak maupun terkilir juga bisa diatasi dengan kunyit, atau berbagai penyimpangan kerja ginjal, terutama yang ditandai dengan bau badan tidak sedap dan mata tidak tahan terhadap sinar secara efektif dapat disembuhkan dengan minum segelas jus kunyit (dibuang ampasnya), selama 2 minggu berturut-turut.
Caranya dengan memarut atau memblender segenggam kunyit, tambahkan air, dididihkan 2-3 kal, tambahkan sedikit garam, saring dan peras. Tambahkan perasan jeruk nipis, gula atau madu sesuai selera. Diminum dalam keadaan hangat.
Ramuan ini juga sangat efektif menyembuhkan demam pada ibu-ibu hamil sehingga terhindar dari penggunaan obat-obatan kimia yang berbahaya terhadap janin. Bila dikonsumsi ibu hamil, dipercaya bayinya lahir dalam keadaan bersih dari lemak-lemak yang seringkali menutupi seluruh badan bayi. Ramuan ini lebih aman dari kunyit instant, karena mungkin ada kandungan-kandungan lain yang bisa berbahaya bagi janin (bahan pengawet atau pewarna).
KANDUNGAN KUNYIT
Kandungan utama kunyit adalah kurkumin dan minyak atsiri yang berfungsi untuk pengobatan hepatitis, antioksidan, gangguan pencernaan, anti mikroba, anti kolesterol, anti HIV, anti tumor (menginduksi apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara, menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar, anti invasi, anti rheumatoid arthritis (rematik).Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken).
Kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan zat-zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.
Produk farmasi berbahan baku kunyit mampu bersaing dengan berbagai obat paten, misalnya untuk peradangan sendi (arthritis-rheumatoid) atau osteo-arthritis berbahan aktif natrium deklofenak, piroksikam, dan fenil butason dengan harga yang relatif mahal
Pasar untuk produk ekstrak kunyit berupa suplemen makanan dalam bentuk kapsul sudah berkembang. Suplemen makanan dari bahan baku ekstrak kunyit dengan tambahan Vitamin B1, B2, B6, B12, Vitamin E, Lesitin, Amprotab, Mg-stearat, Nepagin dan Kolidon 90.

CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Jagotani.tv. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger